PALEMBANG PUNYA KAMPUNG WARNA WARNI

PALEMBANG PUNYA KAMPUNG WARNA WARNI

PALEMBANG PUNYA KAMPUNG WARNA WARNI

Palembang - Palembang - Menghadapi Asian Games 2018, Pemerintah Kota (pemkot) Palembang terus melakukan penataan terhadap kota pempek, seperti menciptakan pemukiman Musi Bercorak dengan melakukan pengecatan warna warni terhadap 1000 rumah yang ada di pinggiran Sungai Musi tepatnya di Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I, Kamis (25/5).

Walikota Palembang Harnojoyo menerangkan, kegiatan pengecatan ini merupakan bentuk dukungan dari Komunitas Peduli Asian Games dan peduli kaum dhuafa dengan tujuan menambah destinasi wisata baru. "Mudah-mudahan ini akan menambah ketertarikan wisatawan untuk mengunjungi Kota Palembang," ungkapnya usai melakukan pengecetan rumah di Kampung Kapitan.
 
Menurut Harno pada dasarnya kampung warna-warni ini memang sudah menarik karena berada di kawasan sungai sedangkan di kota lainnya berada di pemukiman biasa. Namun ia memastikan kampung warna-warni ini tentunya akan dibuat lebih menarik dibanding kota-kota lainnya.
 
"Kampung warna-warni ini berada di tengah kota. Jumlah rumah warna-warni yang akan di cat juga terbilang banyak, ada 1000 bangunan lapis terluar di pinggir Sungai Musi. Yang dicat itu dinding dan atapnya," jelasnya.
 
Selain itu sambungnya, bagi masyarakat yang mampu, dapat membeli dan mengecat sendiri pemukimannya. Hal ini demi mendukung semua program Pemkot Palembang dibidang pariwisata dan penuntasan kawasan kumuh yang ada di pinggiran Sungai Musi.
 
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani menjelaskan, pembuatan kampung warna warni ini sebagai bentuk lanjutan dari pembangunan tempat-tempat wisata di Kota Palembang jelang Asian Games.
 
"Jadi para wisatawan yang datang ke Palembang sudah bisa menikmati wisata mulai dari depan Pasar Cinde yang disambut oleh Sudirman Walk, lorong basah dengan sebutan Lorong Basah Culinary Night Market, DCafe Eksperesi Ampera, Pasar Seni, Monpera dan Pasar Seni yang akan dibuka hingga malam," ujarnya.
 
Isnaini mengakui, untuk saat ini Pemkot Palembang masih memprioritaskan lapis terluar pemukiman saja dikarenakan keterbatasan waktu dan dana. Untuk itu pihaknya membuka peluang bagi pihak ketiga yang ingin turut berkontribusi dalam kegiatan ini.
 
"Istilahnya yang dilakukan hari ini (kemarin,red) merupakan starting poin bisa membuka mata pihak lain untuk melanjutkan Musi Bercorak ini, hingga kekawasan-kawasan lain juga," imbuhnya.
 
Ditambahkannya pengecatan rumah ini akan dilakukan sepanjang 2 KM. Kenapa ini diutamakan di Seberang Ulu, sebab kawasan ini berseberangan dengan Benteng Kuto Besak (BKB) yang merupakan salah satu ikon Kota Palembang.
 
"Target selesai ya secepatnya. Sebelum Asian Games Februari atau Maret diharapkan sudah selesai semuanya. Semoga bisa menambah jumlah wisatawan yang datang ke Palembang," pungkasnya(admin samarta) 
Bagikan :